Langkah Mengoptimalkan Kinerja Komputer

Cara-cara Untuk Meningkatkan Performa Komputer

(Tune-up Komputer)

Sebuah komputer atau notebook memerlukan perawatan-perawatan untuk menjaga performanya agar tetap stabil. Komputer atau notebook yang menggunakan Windows XP ataupun Windows Vista, jika sudah digunakan selama kurun waktu beberapa bulan atau bahkan tahun, tentu performanya lambat laun semakin menurun. Proses loading yang semakin lamban, startup yang semakin lama, menjalankan aplikasi yang semakin berat, dan bahkan bisa menimbulkan crash (error). Kenapa ini bisa terjadi???

Banyak faktor yang mempengaruhi performa komputer Anda, bisa dilihat dari sisi hardware ataupun software. Untuk masalah hardware tentunya jalan terbaik adalah melakukan proses upgrade hardware Anda, misalnya mengganti processor yang lama dengan processor yang memiliki kecepatan lebih baik, atau bisa menambah RAM(upgrade memory) komputer Anda. Dan hasilnya, tentu saja performa komputer akan meningkat sesuai dengan proses upgrade yang dilakukan.

Sedangkan untuk masalah software, alias Windowsnya itu sendiri, banyak sekali faktor yang mempengaruhi performanya. Diantaranya :

1. semakin tua umur Windows maka file-file register pada Windows akan semakin banyak dan menumpuk, hal ini akan menyebabkan beban Windows semakin berat dalam membaca file register yang ada, belum lagi register-register yang rusak dapat lebih memperlamban kinerja Windows.

2. banyaknya aplikasi yang terinstal di Windows juga akan mempengaruhi kinerja windows. Biasanya untuk setiap aplikasi kadang menjalankan proses pada background, sehingga beban memory akan bertambah dan hal ini mempengaruhi kinerja Windows.

3. Jika kita sering menginstal dan menguninstal aplikasi-aplikasi dikomputer, maka bisa dipastikan register-register yang ditinggalkan aplikasi tersebut dapat mengotori Windows, karena kadang sebuah aplikasi yang telah di uninstall masih meninggalkan register yang tidak terpakai di Windows.

4. File-file di harddisk yang tidak terpetakan dengan baik pastinya akan mempengaruhi kinerja Windows. Menambah dan menghapus file-file di Windows, terutama yang ada pada drive C (tempat besemayamnya Windows) akan membuat file-file yang tersimpan pada harddisk tidak teratur, misalnya untuk satu file berukuran 100MB dapat saja tersimpan pada cluster didalam harddisk dengan jarak yang berjauhan,dan ini mempengaruhi waktu akses (access latency) untuk membaca file tersebut.

5. Partisi harddisk (drive) terlalu penuh kapasitasnya. Ruang kosong di disetiap drive yang melebihi batas maksimal ruang kosong yang diperlukan akan memperlambat proses baca tulis sebuah harddisk,dan ini akan berimbas pada kinerja Windows.

6. Virus yang menyerang komputer. Sebuah komputer atau notebook yang telah terjangkiti oleh virus, maka bisa menyebabkan Windows Anda menjadi lamban. Karena virus ini menjalankan service dibelakang layar dengan menyedot beban memory dan processor yang lumayan besar. Belum lagi efeknya dapat merusak file-file penting Anda dan juga merusak file system Windows Anda. Tentunya kinerja komputer akan turun.

Poin-poin diatas merupakan poin utama penyebab kenapa komputer atau notebook kinerjanya menjadi lambat. Meskipun kadang proses upgrade hardware telah dilakukan, namun komputer tetap saja lamban. Disini yang saya jelaskan hanya peningkatan performa Windows disisi software. Langkah-langkah tersebut dapat meningkatkan kinerja Windows yang sebelumnya terasa lambat menjadi lebih baik lagi. Meskipun ada cara praktis yang dapat meningkatkan performa Windows secara drastis yaitu dengan menginstal ulang Windows Anda. Tetapi hal tersebut bukanlah jalan yang terbaik, karena Anda harus direpotkan dengan menginstal ulang semua aplikasi yang Anda perlukan, dan tentunya memakan waktu yang lebih lama.

Berikut adalah cara-cara untuk kembali mengoptimalkan kinerja Windows di komputer Anda.

A. Bersihkan File Registry

Registry Windows yang telah menumpuk dan terdapat register-register yang rusak dapat dibersihkan dengan bantuan aplikasi seperti Tweak XP atau Tune Up Utilities. Kebetulan saya menggunakan Software Tune Up Utilities untuk menjaga kebersihan registry dari register-register yang rusak. Software ini dapat Anda download di blog ini, silahkan searching!!! Aplikasi ini tidak hanya dapat membersihkan register-register yang error, tapi juga dapat melakukan defragment harddisk.

B. Matikan Background Service dan Start Up program yang tidak diperlukan

Anda dapat mematikan service-service di background dan startup program yang tidak diperlukan. Langkah ini dapat meningkatkan waktu loading dan startup Windows. Caranya, klik tombol start menu dan ketikkan “msconfig” (untuk windows XP, startmenu, pilih RUN, dan ketik “msconfig”), lalu Enter.

Pada jendela MsConfig yang terbuka, pilih TAB Services dan centang “Hide all Microsoft Service”. Terdapat beberapa service dari software-software yang terinstal di komputer, service ini dapat kita non-aktifkan dengan menghilangkan tanda centang pada masing-masing service. Perlu hati-hati juga dalam mematikan service ini, karena service seperti Antivirus yang kita matikan dapat menonaktifkan antivirus yang kita miliki. Saran yang saya berikan untuk menonaktifkan service yang ada dan tidak mengganggu sistem misalnya, Adobe LM service, Office Search Engine, Cyberlink, Winamp Agent, dan service aplikasi yang tidak begitu penting bagi Windows.

Silahkan tekan tombol APPLY setelah Anda mematikan service yang tidak diperlukan. Kemudian menuju ke tab selanjutnya yaitu tab Startup. Pada bagian ini digunakan untuk memilih program-program yang akan berjalan ketika memasuki Windows. Matikan startup program-program yang tidak diperlukan. Contohnya dapat Anda lihat pada gambar. Proses ini dapat mempercepat waktu startup ketika memasuki Windows.

C. Defrag Harddisk

Proses defrag harddisk dilakukan untuk merapikan file-file yang ada pada harddisk Anda. Mulailah dengan mendefrag drive C tempat terinstallnya Windows. Tool yang dipakai cukup dengan tool defragmenter bawaan Windows. Caranya klik kanan pada drive C, pilih properties dan pilih tab Tools, kemudian pilih defragment Now (lihat gambar). Untuk Windows XP dapat melihat pada proses defragment harddisk, jika cluster yang berwarna merah sangat banyak, maka hasil defragment akan lebih optimal. Untuk Windows Vista dinyatakan dengan bilangan persen, semakin tinggi prosentasenya maka semakin perlu dilakukan defragment harddisk.

Lamanya proses defrag tergantung dari kapasitas partisi harddisk yang Anda defrag, juga banyaknya file yang ada. Untuk harddisk dengan kapasitas 20-40 GB membutuhkan waktu sekitar 1 jam. Untuk hasil yang lebih baik lagi, Anda bisa menggunakan aplikasi defragment pihak ketiga seperti Diskeeper Professional atau aplikasi lainnya. Sebaiknya lakukan proses defrag setiap ada perubahan besar di partisi harddisk Anda, untuk rutinitas bisa mendefrag harddisk setiap satu bulan sekali.

(sumber: Blogpintar)

Satu Tanggapan

  1. thanks banget, , kalo untuk mengatasi baterai lowbat, gimana ayo caranya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: