Kontroversial : Peraturan Kuota Baru Telkomsel Unlimited

flash-300-x-299

Pengguna Internet Telkomsel Unlimited khususnya yang menggunakan paket Basic, dipastikan akan kecewa mendengar berita ini. Memang ini bukanlah informasi baru, dimana per 1 september kemarin Limit kecepatan normal telkomsel Unlimited basic turun dari 2 GB menjadi hanya 500 Mb.

Berita ini sudah ramai beredar sejak beberapa waktu lalu, dimana pemberitahuan tersebut via SMS. Berikut isi Smsnya:

Pelanggan yth,sekarang Anda dapat melakukan pengecekan penggunaan Paket Unlimited TELKOMSELFlash dengan SMS, ketik : ULINFO,kirim ke 3636 (bebas biaya)Stlh kecepatan diturunkan&ingin mendpt kecepatan normal kembali,Anda dpt membeli paket 50rb(125MB)/100rb(300MB) via SMS.Info lengkap http://www.telkomsel.com/flash

nb : ketika coba UL INFO dan dikirim ke 3636, ternyata gagal dan memperoleh balasan sms :

Maaf, permintaan Anda tidak dapat Kami proses. Untuk informasi lebih lanjut, mohon hubungi 111 atau 116

Di perjanjian sebelumnya, Telkomsel Unlimited paket basic dijanjikan berkecepatan Up to 256 kbps pada pemakaian 2 GB pertama, dan akan diturunkan hingga Up to 64 kbps pada kuota selanjutnya. Dengan adanya peraturan baru ini, maka kecepatan normal Telkomsel Unlimited paket basic hanya sampai batas kuota 500 Mb saja, dan pemakaian selanjutnya hanya akan memperoleh kecepatan Up to 64 kbps. Untuk memperoleh tambahan kuota dengan kecepatan normal, kita diharuskan membayar 50rb untuk 125 mb atau 100rb untuk 300 mb. Jika kita tidak membeli paket tambahan tersebut, maka mau tidak mau kita harus browsing dengan kecepatan limitnya.

Pemberlakuan peraturan baru ini dikabarkan karena telkomsel ingin mengurangi apa yang mereka sebut “pencurian bandwidth” yang dilakukan oleh kurang lebih 10% pengguna yang menggunakan ber giga giga byte setiap bulannya, hingga berdampak buruk bagi pengguna lainnya. Sebagian besar pengguna yang hanya memakai sekitar 500 Mb per bulan juga menjadi alasan telkomsel menurunkan kuota agar “sesuai” dengan kebutuhan pengguna.

Sebenarnya hal ini yang hanya sekedar browsing cari ilmu, dan posting berbagi ilmu bukanlah menjadi masalah yang serius. Masalahnya terletak pada kecepatan aktualnya yang jauh dari 64 kbps. Orang-orang hanya menikmati 5 kbps dari 64 kbps yang dijanjikan dan juga dapat bonus koneksi yang putus – putus.

Namun kita harus juga menyadari bahwa tarif internet di indonesia masih tinggi dan wajar bagi telkomsel yang merupakan perusahaan “profit oriented” untuk memberlakukan peraturan baru demi menyelamatkan service internet mereka. Harapan semakin murahnya tarif internet di indonesia mungkin sudah tercapai saat ini, namun harapan semakin murahnya tarif internet yang berkualitas di Indonesia tampaknya masih belum bisa tercapai saat ini.

Hikmah yang bisa kita ambil dari kasus ini adalah “harga menentukan kualitas dan kepuasan”

4 Tanggapan

  1. Makin lama emang ribeet indonesia

  2. Wah, bukan hanya riben Dytha yang jelas koneksi udah semakin ga karuan bentuk nya, mau download atau sekedar jalan2 di dunia maya via e63 pun sudah sangat sulit, pada saat di konfirm ke 111 ( Kartu Halo) jawabannya hanya simple, “Maaf, sedang ada perbaikan jaringan”

    padahal faktanya, saat mencoba konek menggunakan kartu simpati ga ada gangguan sama sekali tuh.,…

    emang indonesia semakin lama semakin memanfaatkan dunia internet sebagai lahan bisnis, terutama vendor2 besar…
    gimana masyarakat indonesia bisa maju ya ????

  3. pasrah lah pake flash😦

    berharap evdo masuk batam

  4. pake smart aja,……..ngebut 2 tak seh….awkawkawkawkaw

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: